Jangan Katakan 5 Hal Ini, Jika Tak Ingin Wawancara Kerjamu Gagal!
Lulus kuliah akan menghantarkanmu ke dunia yang sebenarnya. Ya, dunia kerja menantimu. Khusus buat para job seeker, ada banyak hal yang harus kamu pelajari. Tentunya, rentetan tes-tes lain juga harus dilewati dengan baik untuk
memperoleh pekerjaan yang kita inginkan. Misalnya tes logika, akademik, bahasa ataupun tes lain. Nah, salah satu hal terpenting yang harus kamu perhatikan adalah wawancara kerja. Bahkan sesi interview kerja bisa menjadi salah satu faktor utama penentu diterima atau tidaknya seseorang untuk bekerja.
memperoleh pekerjaan yang kita inginkan. Misalnya tes logika, akademik, bahasa ataupun tes lain. Nah, salah satu hal terpenting yang harus kamu perhatikan adalah wawancara kerja. Bahkan sesi interview kerja bisa menjadi salah satu faktor utama penentu diterima atau tidaknya seseorang untuk bekerja.
Selain penampilan yang haru oke dan meyakinkan ada beberapa pantangan yang tidak boleh kamu katakan saat wawancara. Jangan sampai kamu mengatakan 5 hal ini saat wawancara jika tidak mau wawancaramu gagal! Sebab, selain bikin ilfeel, tindakan-tindakan itu bisa bikin perusahaan sangat enggan mempekerjakanmu. Atau bahkan jika parah, perusahaan itu tak lagi mempertimbangkan untuk menolak lamaran kerjamu. Apa saja itu?
1. Umm atau eee
Kata ini mungkin tak disadari banyak keluar dari mulut Kamu saat melakukan wawancara kerja. Jika Kamu mendengarkannya dalam sebuah rekaman, mungkin Kamu akan terkejut ketika mendengar kata umm atau eee yang keluar. Selain kata umm, kata e juga menunjukkan bahwa seseorang tengah kebingungan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Kata-kata itu membuat pencari kerja kurang menarik.2. Agak atau mungkin
“Agak” menunjukan Kamu seperti seorang remaja yang tidak memiliki kejelasan. Selain agak, biasanya seseorang akan mengatakan “mungkin” jika tengah ragu dalam bercakap-cakap. Nah, untuk memastikan Kamu seorang yang percaya diri dan matang, gantilah kata agak atau mungkin itu. Sebagai penggantinya, kamu harus mengatakan iya atau tidak dengan tegas. Itu akan lebih menunjukkan bahwa kamu merupakan pribadi yang percaya diri.
3. Sombong dan sok perfeksionis
Kata ini terlihat berlebihan dan sangat klise. Ada waktu ketika Kamu bilang “Saya seorang perfeksionis” menunjukkan Kamu keluar dari kelemahan Anda. Perekrut kerja merasa was-was terhadap rasa ambisius yang berlebihan. Percaya diri sangat dianjurkan. Namun, kamu juga tidak boleh menunjukkan sebagai pribadi yang terlalu percaya diri. Sebab, kesombongan sekecil apapun akan menjadi batu sandungan untuk karirmu.
4. Terserah
Biasanya kata ini digunakan untuk berkomunikasi bahwa Kamu sudah menyerah. Ini menunjukkan bahwa Kamu kehilangan kekuasaan. Itu juga menunjukkan bahwa kamu tipe orang yang menarik diri dari masalah atau hanya pasrah dengan keadaan.
5. Belajar
Perusahaan itu berbeda dengan kampus. So, jangan pernah mengaku untuk “belajar” sebagai niat melamar kerja (meskipun kamu juga berniat belajar juga). Pasalnya, perekrut kerja hanya melihat kemampuan Kamu dan melihat seberapa besar sumbangsih ke perusahaan. Artinya, mereka membuka lowongan agar pekerja bisa mengerjakan tugas dengan baik dan benar. Artinya, yakinkan bahwa kamu bekerja bukan hanya coba-coba ataupun belajar.
Nah, jika tidak mau membuat gagal wawancara kerjamu, jangan lakukan 5 hal diatas ya Gooders. Semoga wawancara kerjamu lancar dan sukses!




0 Response to "Jangan Katakan 5 Hal Ini, Jika Tak Ingin Wawancara Kerjamu Gagal!"
Posting Komentar